Jumat, 25 Agustus 2017

PEMETAAN INDUSTRI HASIL TEMBAKAU T.A. 2107

Pada Tahun Anggaran 2017, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep menganggarkan kegiatan Pemetaan Industri Hasil Tembakau sebagai kelanjutan dari kegiatan pendataan industri hasil tembakau tahun 2016. kegiatan ini bertujuan agar Pemerintah dan masyarakat bisa memperoleh informasi tentang jumlah perusahaan rokok beserta bahan baku, pekerja, produk dan lain-lain.
Dari hasil survey yang dilakukan berdasarkan data awal dari bea dan cukai wilayah Madura Kalianget, jumlah perusahaan rokok yang masih aktif berjumlah 19 perusahaan dari 23 perusahaan yang terdata per tahun 2016. Total serap tembakau yang tercatat adalah sebanyak 198,337 ton dengan jumlah kapasitas produksi mencapai 281.270.000 batang rokok per tahun. Bertambahnya serapan tembakau dan kapasitas produksi ini mengakibatkan juga pada meningkatnya jumlah tenaga kerja menjadi 428 orang (belum termasuk pekerja pada PT. Gudang Garam sebanyak lebih kurang 1000 orang). Meningkatnya kapasitas produksi dan serapan tenaga kerja pada industri hasil tembakau ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat selain industri-industri yang lain yang ada di Kabupaten Sumenep. Walaupun pada pendataan kali ini lebih banyak data informasi yang disajikan dari masing-masing industri hasil tembakau namun masih ada kekurangan pada data informasi yang ada, hal ini disebabkan tidak semua perusahaan mau memberikan datanya.
Tingkat pendidikan pemilik usaha yang rendah serta kondisi usaha yang tidak pasti (beberapa aturan tidak memihak pada industri hasil tembakau).

Sebagai pelengkap data berikut kami sajikan data yang telah kami peroleh, silahkan KLIK DISINI


Share: