Kamis, 15 Agustus 2019

Visit Sumenep 2018 dan 2019 alah suatu program wisata yang di gaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka memperkenalkan sekaligus mempromosikan destinasi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Sumenep.
Ada Banyak tempay wisata yang dimiliki yang sangat rekomendasi sekali bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara.

  1. Pantai Slopeng
  2. Pantai Lombang
  3. Pantai 9 (sembilan)
  4. Pulau Oksigen Gili Yang.
  5. Bukit Tinggi
  6. Asta Tinggi (Komplek Pemakaman Para Raja)
  7. Water Park Sumekar
  8. Goa Soekarno
  9. Masjid Jamik
  10. Keraton Sumenep
  11. Museum Keraton 
  12. dan masih banyak yang lainnya
Destinasi wisata ini di bawah tanggung jawab Dinas Pariwisata, Kebudayan dan Pemuda Olah Raga Sumenep. untuk info lebih lengkap silahkan berkunjung ke Disparbudpora.
Share:

Selasa, 30 Juli 2019

Struktur Organisasi

1.Kepala Dinas
2.Sekretaris
a.Kasubag Umum dan Kepegawaian
b.Kasubag Program dan Perencanaan
c.Kasubag Keuangan

3.Kabid. Perindustrian
a.Kasi Data Dan Informasi Perindustrian
b.Kasi Bina Industri Rumah Tangga Dan Industri Kecil
c.Kasi Agro Industri

4.Kabid. Perdagangan
a.Kasi Informasi Kerjasama Perdagangan
b.Kasi Perdagangan Dan Agro Bisnis

5.Kabid. Pemberdayaan Industri Dan Perdagangan
a.Kasi Penyuluhan, Pelatihan Dan Ketrampilan
b.Kasi Usaha, Industri Dan Perdagangan
c.Kasi Pengawasan Industri Dan Perdagangan

6.Kabid. Promosi dan Perlindungan Konsumen
a. Kasi Promosi
b.Kasi Perlindungan Konsumen
Share:

Selasa, 23 Oktober 2018

DAFTAR PABRIK ROKOK DI KABUPATEN SUMENEP TAHUN 2018

Di Tahun anggaran 2018 ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep ini kembali melaksanakan kegiatan pendataan industri hasil tembakau kepada beberapa perusahaan rokok yang ada di Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dan terutama pemerintah mempunyai informasi yang akurat tentang data perusahaan rokok dalam hal identitas Perusahaan, data Produksi, Pemasaran dan Tenaga Kerja yang diserap.

Dari hasil survey yang dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat penurunan jumlah Perusahaan rokok aktif yang ada di Kabupaten Sumenep dari tahun sebelumnya (2015). Pada tahun lalu terdata 24 Perusahaan rokok aktif (Data Kantor Bea Cukai Wilayah Madura) dengan total serap tembakau 186,4 ton, jumlah kapasitas produksi 141.480.000 batang rokok. Tenaga kerja yang terserap sebesar 155 orang (belum termasuk jumlah tenaga kerja pada pabrik rokok Gudang Garam sekitar 1000 orang). Perusahaan rokok di Kabupaten Sumenep mempunyai beberapa daerah pemasaran diantaranya; Surabaya, Malang, Bojonegoro, Temanggung, Jember dan Madura sendiri.

Pada pendataan kali ini terdapat beberapa permasalahan yang dijumpai, salah satunya adalah dari 23 perusahaan rokok yang terdata hanya 15 perusahaan rokok yang mau memberikan datanya dan telah memulai proses produksi. Hal ini dikarenakan adanya beberapa perusahaan yang baru mulai produksi, menyesuaikan waktu panen, dan bahkan adanya data yang bersifat rahasia sehingga harus menunggu ijin dari perusahaan induknya (pada PT.Gudang Garam) untuk lebih lengkapnya berikut kami tampilkan perusahaan rokok yang telah terdata di database kami:

Untuk data yang lebih rinci akan Pendataan Perusahaan Rokok yang masih aktif di Kabupaten Sumenep, bisa di lihat dan di download DISINI
Share:

Jumat, 25 Agustus 2017

PEMETAAN INDUSTRI HASIL TEMBAKAU T.A. 2107

Pada Tahun Anggaran 2017, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep menganggarkan kegiatan Pemetaan Industri Hasil Tembakau sebagai kelanjutan dari kegiatan pendataan industri hasil tembakau tahun 2016. kegiatan ini bertujuan agar Pemerintah dan masyarakat bisa memperoleh informasi tentang jumlah perusahaan rokok beserta bahan baku, pekerja, produk dan lain-lain.
Dari hasil survey yang dilakukan berdasarkan data awal dari bea dan cukai wilayah Madura Kalianget, jumlah perusahaan rokok yang masih aktif berjumlah 19 perusahaan dari 23 perusahaan yang terdata per tahun 2016. Total serap tembakau yang tercatat adalah sebanyak 198,337 ton dengan jumlah kapasitas produksi mencapai 281.270.000 batang rokok per tahun. Bertambahnya serapan tembakau dan kapasitas produksi ini mengakibatkan juga pada meningkatnya jumlah tenaga kerja menjadi 428 orang (belum termasuk pekerja pada PT. Gudang Garam sebanyak lebih kurang 1000 orang). Meningkatnya kapasitas produksi dan serapan tenaga kerja pada industri hasil tembakau ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat selain industri-industri yang lain yang ada di Kabupaten Sumenep. Walaupun pada pendataan kali ini lebih banyak data informasi yang disajikan dari masing-masing industri hasil tembakau namun masih ada kekurangan pada data informasi yang ada, hal ini disebabkan tidak semua perusahaan mau memberikan datanya.
Tingkat pendidikan pemilik usaha yang rendah serta kondisi usaha yang tidak pasti (beberapa aturan tidak memihak pada industri hasil tembakau).

Sebagai pelengkap data berikut kami sajikan data yang telah kami peroleh, silahkan KLIK DISINI


Share:

Rabu, 21 Juni 2017

KLINIK LAYANAN INFORMASI BANTUAN PERALATAN USAHA IKM (AYO BANTU IKM)


1. Latar Belakang
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep sebagai salah satu OPD yang bertanggung jawab melaksanakan misi ke-tiga pada RPJMD Kabupaten Sumenep tahun 2016 – 2020 yaitu “ Meningkatkan kemandirian perekonomian pedesaan dan perkotaan dengan memperhatikan potensi ekonomi lokal yang unggul berdaya saing tinggi“.
Sebagai tindak lanjut dari keselarasan berjalannya kegiatan rutin dan pembangunan yang lebih bertanggung jawab, maka landasan gerak pelaksanaan mengacu pada tugas pokok dan fungsi seperti yang tertuang dalam Peraturan Bupati Sumenep Nomor 52 tahun 2016, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep memiliki tugas dan fungsi dalam pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah, salah satunya melalui program kegiatan pemberian bantuan sarana usaha kepada IKM.
Dengan dasar uraian tersebut di atas, maka besar harapan kami untuk bisa menjadi garda terdepan dalam perkembangan IKM di Kabupaten Sumenep ke depannya. Untuk itu klinik Layanan Informasi Bantuan Peralatan Usaha IKM (AYO BANTU IKM) dalam rangka Pemberdayaan IKM” dapat terlaksana secara efektif dan efisien.

2. FUNGSI:
Fungsi utama dibentuknya Klinik AYO BANTU IKM sebagai Pusat data usulan bantuan dan layanan Konsultasi mengenai Bantuan Peralatan Usaha bagi IKM (Penyajian secara Online dan secara langsung melalui tatap muka). Klinik ini merupakan sarana peningkatan akuntabilitas kinerja aparatur dalam menyajikan data usulan penerima bantuan yang valid, dimana data tersebut merupakan dasar dalam  proses penganggaran bantuan, agar pelaksanaan Pemberian bantuan peralatan usaha kepada IKM tepat sasaran yang akhirnya Pemberdayaan IKM dapat terwujud secara efektif dan efisien.

3. MANFAAT:
Manfaat Eksternal :
Memberikan kemudahan  bagi IKM dan masyarakat mengakses informasi mengenai permohonan mengajukan bantuan peralatan usaha dan sebagai konsultasi yang ingin memulai usaha baru.
Memberikan transparansi dalam layanan publik
Manfaat Internal :
Sebagai upaya perbaikan dalam mewujudkan hasil pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang lebih efektif;
Mendukung Visi dan Misi Disperindag Kab. Sumenep dalam Meningkatkan kemandirian perekonomian pedesaaan dan perkotaan dengan memberdayakan potensi ekonomi lokal yang unggul berdaya saing tinggi

Sebagai bentuk Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam Memperkuat sistem ekonomi kerakyatan dan pengelolaan SDA yang berkelanjutan dalam rangka pemulihan kondisi ekonomi dan penanggulangan kemiskinan.

D. FORM PROPOSAL
Untuk mendownload format proposal silahkan klik disini





  E. SOP

  • SOP Layanan Permohonan Bantuan Peralatan Usaha Bagi IKM

  • SOP Layanan Konsultasi Penumbuhan IKM Baru

  • SOP Monev Pemberian Bantuan Peralatan Usaha Bagi IKM

Share: